Sabtu, 23 Juni 2012
Penyakit Kaki Gajah
A. Penyakit kaki gajah adalah penyakit menular yang disebabkan oleh sejenis cacing dalam kelenjar getah
bening dan mikrofilari dalam darah dan ditularka melalui gigitan nyamuk penularnya . untuk
meyakinkan masyarakat , dapat diperlihatkan contoh penderita kaki gajah (dengan kaki, lengan,
skrotum, vulva dan payudara yang membengkak), atau dengan gambar/foto dari penderita. Penderita-
penderita yang telah timbul cacat pada anggota tubuhnya berarti telah bertahun-tahun mengidap
serangan penyakit ini, tetapi tidak mendapat pengobatan yang sempurna.
B. Tanda-tanda awal dari penyakit kaki gajah ialah:
1. Demam ringan selama beberapa hari dan timbul secara berulang
2. Tanda - tanda peradangan saluran kelenjar gatah bening pelipatan paha/lengan yang menjalar ke
arah ujung kaki/ lengan (retrogadlymphangitis) terlihat sebagai garis yang merah dari pangkal
paha/lengan ke arah ujung dan dirasakan panas, sakit.
3. Borok (ulcus) di daerah kelenjar getah bening lipat paha/lengan karena pecahnya kelenjar yang
meradang oleh bakteri/jamur.
4. Pembengkakan tungkai/lengan, kantong buah zakar, alat kelamin wanita bagian luar dan payudara
(limfedema) karena terjadinya serangan akut secara berulang.
C. Untuk memastikannya perlu dilakukan pemeriksaan darah terutama pada malam hari. Bila hasil
pemeriksaan darah ditemukan adanya mikrofilaria berarti sudah ketularan penyakit kaki gajah. Apabila
tidak dilakukan pengobatan maka cacing-cacing tersebut akan terus berkembang dan menimbulkan
kerusakan-kerusakan dalam tubuh.
D. Penderita-penderita yang mengandung mikrofilaria di dalam darahnya merupakan sumber penularan
penyakit bagi penduduk yang lain. Melalui gigitan nyamuk , mikrofilaria tersebut akan terisap ke dalam
tubuh nyamuk sewaktu nyamuk itu mengisap darah penderita. Selanjutnya mikrofilaria akan
mengalami perkembangan selama kira-kira 12 hari untuk siap ditularkan pada orang lain bila nyamuk
ini menggigit, sehingga orang tersebut akan ketularan penyakit.
E. Seorang penderita kaki gajah yang menahun (kronis), hidupnya akan sangat tergantung kepada orang
lain. Seringnya datang demam secara berulang denga kerusakan-kerusakan pada jaringan tubuh
penderita, maka daya dan kemampuan kerja menjadi sangat berkurang, sehingga tidak mampu
memenuhi nafkah hidupnya. Apalagi telah timbul cacat (invalid) yang secara psikologis menimbulkan
tekanan mental (depresi) sehingga penderita mengasingkan diri dari pergaulan masyarakat di
sekelilingnya.
F. Untuk mencegah/memberantas penyakit ini pemerintah melakukan gerakan eliminasi penyakit kaki
gajah. Masyarakat diharapkan untuk berperan serta dengan cara:
1. Memeriksakan dirinya kepada petugas kesehatan terhadap kemungkinan adanya tanda-tanda
penyakit kaki gajah.
2. Bersedia makan obat secara teratur sesuai jumlah dosis yang dianjurkan petugas kesehatan
masyarakat.
3. Berusaha menghindarkan diri dari gigitan nyamuk dengan cara :
-Tidur memakai kelambu
-Lubang-lubang angin (vetilasi) rumah ditutup kawat kasa halus
-Tidak membiarkan ternak di sekitar rumah -Membunuh nyamuk dengan obat nyamuk semprot dan bakar
-Mengoles kulit dengan obat anti nyamuk, dan sebagainya
4. Menghilangkan tempat perindukan nyamuk sehingga tidak memungkinkan perkembangan nyamuk
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar